Detail Cantuman Kembali

XML

pengaruh pemberian ekstrak saponin pada dosis yang berbeda dengan salinitas 5, 10 dan 15% terhadap kelangsungan hidup udang vannamei (Litopenaeus vannamei)


Budidaya perairan payau saat ini telah berkembang dengan pesat sebagai usaha perikanan yang memberikan keuntungan sangat besar. Udang vannamei merupakan salah satu komoditas budidaya perairan payau. Budidaya udang Vannamei semakin digemari dan permintaan nya terus meningkat hal ini disebabkan udang vanamei ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan udang windu. Salah satu tanaman yang menghasilkan saponin yaitu tanaman akasia. Karena diketahui tanaman akasia mengandung saponin yang dapat memingsankan dan membunuh ikan. Selama ini saponin dari tanaman akasia biasa digunakan di tambak-tambak untuk membasmi ikan--ikan yang dianggap sebagai pesaing (hama) udang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan Mengetahui apakah ada pengaruh pemberian ekstrak saponin dengan dosis dan salinitas yang berbeda terhadap kelulusan hidup udang Vannamei (Litopenaeus vannamei). Mengetahui dosis saponin dan salinitas yang paling tepat sehingga udang yang dipelihara memiliki kelulushidupan yang tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Eksperimental dengan menggunakan 2 taraf perlakuan yaitu 4 perlakuan dosis dan 3 perlakuan salinitas dengan dua kali ulangan. Data yang di dapat dianalisis dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial). Berdasarkan hasil penelitian dosis ekstrak saponin memiliki nilai signifikasi 0,01 yaitu artinya dosis berpengaruh sangat nyata terhadap kelangsungan hidup udang vannamei (Litopenaeus vannamei). Dosis ekstrak saponin dan salinitas yang paling tepat yaitu, pada salinitas 15 ‰ dengan pemberian dosis 5 ppm.
Agus Irwan Priyono - Personal Name
Nuhman - Personal Name
Is Yuniar - Personal Name
625.15.10 Agu p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2015
Surabaya
xi, 56 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...